Kamis, 04 Juni 2015

Sheikh Mishary

Hasil gambar untuk sheikh mishary rashid alafasy
Sheikh Mishary bin Rashid Al-Afasy Mishary Rashid Ghareeb atau Mohammed Rashed Al-Afasy adalah Qari Kuwait internasional baru, ia lahir di Kuwait pada 5 September 1976 (Minggu 11 Ramadhan 1396 H).
Ia belajar Quran di College of the Holly Quran dan Studi Islam di Universitas Islam Madinah (Kerajaan Arab Saudi), dalam spesialisasi 'sepuluh bacaan dan terjemahan Al-Qur'an ". Dia telah belajar qiro'ah Quran kepada Sheikh Ahmed Abdulaziz Al-Zaiat, Syekh Ibrahim Ali Shahata Al-Samanodei, dan Cheikh Abdurarea Radwan. Dia terkesan sejumlah ulama besar Quran. Juga, ia telah disertifikasi oleh sejumlah ulama dari Quran. Dia membuat penampilan sering di televisi. Banyak bacaan nya dapat juga ditemukan di YouTube atau MukminTV.
Sebenarnya Sheikh Mishary Al Afasy adalah Imam Masjid Al-Kabir (Grand Masjid) di Kuwait City, dan setiap Ramadhan ia menjadi imam Sholat Tarawih di Masjid ini.
Syekh Alafasy menikah dan memiliki dua anak perempuan dan satu putra. Dia juga dijuluki Abu Nora.

Waliuddin Abdurrahman

Nama lengkapnya adalah Waliuddin Abdurrahman bin Muhammad bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin al-Hasan yang kemudian masyhur dengan sebutan Ibnu Khaldun. lahir di Tunisia pada 1 Ramadan 732 H./27 Mei 1332 M. adalah dikenal sebagai sejarawan dan bapak sosiologi Islam yang hafal Alquran sejak usia dini. Sebagai ahli politik Islam, ia pun dikenal sebagai bapak Ekonomi Islam, karena pemikiran-pemikirannya tentang teori ekonomi yang logis dan realistis jauh telah dikemukakannya sebelum Adam Smith (1723-1790) dan David Ricardo (1772-1823) mengemukakan teori-teori ekonominya. Bahkan ketika memasuki usia remaja, tulisan-tulisannya sudah menyebar ke mana-mana

alauddin khilji

Hasil gambar untuk alauddin khilji indonesiaAlauddin (wafat 1316M) adalah sultan kedua dari dinasti Khalji di Delhi, India. Kekuasaannya menjadi awal dari jaman kesultanan dan kekuasaan dari Muslim India pribumi.

Tak terlalu banyak catatan sejarah dari kisah masa remaja Alauddin. Dia ditunjuk menjadi gubernur Kara pada tahun 1292 oleh pamannya, Sultan Jalaluddin Khalji. Tiga tahun kemudian ia menaklukan Malwa, dan Bhilsa, sebuah kota yang menjadi pusat perdagangan yang makmur, kemudian menyusun rencana untuk mengambil alih kekuasaan kesultanan. Pada tahun 1296 ia merupakan penguasa Muslim pertama yang menaklukan wilayah pegunungan Vindhya dan menjadikannya sebagai wilayah kekuasaannya dan, setelah mengalahkan Kerajaan Hindu Devagiri dan menaklukan pasukannya ia membiarkan mereka tetap hidup tetapi menyita harta bawaannya yang terdiri dari delapan kilo emas, seratus kilo mutiara, dan 14 ribu kilo barang-barang perak. Dengan memiliki banyak pasukan tawanan dan hartanya itu, ia kembali ke negerinya dan memaksa pamannya untuk menyerahkan tampuk kekuasaan lalu memproklamirkan dirinya sebagai Sultan Penguasa Delhi pada tahun 1296.

Selama 15 tahun berikutnya wilayah kekuasaan Alauddin terus berkembang. Pada tahun 1303 Kerajaan-kerajaan Hindu sebelah barat Gujarat, Ranthambhor, Chitor, dan Rajasthan ditaklukannya. Kemudian selama 3 tahun berikutnya ia menghapus sisa-sisa pengaruh Mongol di wilayah India dan memulihkan ketentraman wilayah perbatasan Barat Daya India itu. Di tahun 1305 ia masuk ke India Tengah, dan menundukkan Malwa, Ujjain, Chanderi, dan Mandawar. Dua tahun berikutnya, untuk kedua kalinya ia menaklukan sepenuhnya seluruh wilayah pegunungan Devagiri, dan tahun 1309 pasukannya mencapai perbatasan paling Selatan India di Semenanjung Comiron. Di tahun 1311 ia merupakan Sultan terkaya sepanjang sejarah kepemerintahan Delhi, kemudian ia menerbitkan mata uang koin dengan gambar dirinya sendiri sebagaimana yang juga pernah dilakukan oleh Alexander the Great.

Alauddin memberlakukan peraturan pemerintahan yang di kontrolnya sendiri demi untuk mencegah kemungkinan terjadinya pemberontakan, karena itu sudah barang tentu warga taklukannya dari golongan Hindus dilarang memiliki senjata, meski demikian ia tidak memaksakan mereka berpindah agama. Harta kekayaan pribadi juga dibatasi dan dikontrol. Ia juga memperbaiki system perpajakan, merombak militer, dan mencegah korupsi. Seluruh warga negara (baik Hindu ataupun Muslim) diharuskan membayar pajak kepada negara untuk membiayai dan menjamin kestabilan keamanan negara. Sangatlah wajar bila kemudian penduduk yang beragama Islam membayar pajak lebih rendah ketimbang penduduk taklukannya. Harga-harga berbagai kebutuhan pokok juga dikendalikan, agar rakyat tentram.

Kontrol yang ketat terhadap berbagai komoditi dan kemakmuran yang masuk ke kas pemerintahan semenjak penaklukan India Selatan tersebut memungkinkan Alauddin membangun budaya dan arsitektur negerinya secara luar biasa. Para seniman, ahli-ahli fisika, astronom, maupun sejarawan dari berbagai penjuru berbondong-bondong dating ke Delhi –diantaranya dari Baghdad dan Asia Tengah, yang sebelumnya telah berada di bawah pengaruh bangsa Mongolia. Delhi menjadi kota metropolis Muslim pertama di Timur di bawah pemerintahan Alauddin, dan karya-karya arsitekturnya merupakan warisan terbesar dari pemerintahannya. Masjid Jami al Khana di Delhi dibangun penuh dengan kemegahan, luas, dan memiliki kubah yang amat indah.

Pembangunan yang berlebih-lebihan akhirnya membuat pemerintahan Alauddin macet, kemudian ia diganti oleh Malik Kafur, komandan pasukan tempurnya yang amat gemilang. Alauddin wafat bulan January 1316, dan dinasti Khalji berakhir setelah empat tahun masa pemerintahannya. 

nazim al haqqani


Hasil gambar untuk nazim al haqqani  
Ia dilahirkan di Larnaka, Siprus, pada hari Ahad, tanggal 23 April 1922 – atau 26 Sya`ban 1340 H.  Dari sisi ayah, ia adalah keturunan Syekh `Abdul Qadir Jailani (q), pendiri Tarekat Qadiriah.  Dari sisi ibunya, ia adalah keturunan Jalaluddin Rumi (q), pendiri Tarekat Mawlawiyyah, yang juga merupakan keturunan Sayyidina Hasan (a) dan Hussein (a), cucu Nabi Muhammad (s).  Selama masa kanak-kanak di Siprus, ia selalu berkumpul bersama kakeknya, salah seorang Syekh Tarekat Qadiriah untuk mempelajari spiritualitas dan disiplin.  Tanda-tanda yang luar biasa telah tampak pada Syekh Nazim (q) kecil, perilakunya sempurna.  Ia tidak pernah berselisih dengan siapapun, ia selalu tersenyum dan sabar.  Kedua kakek dari pihak ayah dan ibunya melatihnya pada jalan spiritual.

ibnu arabi

Hasil gambar untuk ibnu arabi
Ibnu Arabi, nama lengkapnya adalah Muhammad bin Ali bin Muhamad bin Ahmad Abdullah al Thai al Hatimi, lahir 17 ramadhan 560 H, atau 27 Juli 1165 M di Mursia Andalus, wafat 638 H/1240 M. Nama Ibnu Arabi diberikan oleh orang-orang Abbasiyah, sedang di Andalus dikenal dengan nama Ibnu Quraqah. Dia adalah seorang tokoh sufi dan filsafat agama yang produktif yang berhasil merekonstruksikan pendekatan tasawuf dengan filsafat dalam mengkaji masalah wujud yang kemudian dipadukan menjadi satu kesatuan yang utuh dalam ajaran wahdatul wujud. Ajaran ini cukup menggemparkan dunia tasawuf sehingga kepadanya diberikan gelar Syekh al Akbar. Uraian pemikirannya sistematis, luas dan mendalam tentang tasawuf. Dimana hal tersebut belum didapati pada sufi sebelum bahkan sesudahnya. Ajaran iwahdatul al wujud/i dalam tasawuf Ibnu Arabi merupakan suatu ajaran yang melihat masalah wujud dalam hal ini Tuhan, alam dan manusia sebagai suatu kesatuan. Namun berada pada dimensinya masing-masing, dan Tuhan meliputi segala yang ada. Sehingga yang ada bersifat nisbi; merupakan ada yang diadakan tidak lain dari yang mengadakannya. Sebab apa yang ada merupakan penampakan bagi diri-Nya, dan segala yang ada bersumber dari-Nya serta Dia pulalah yang menjadi esensinya. Namun itu tidak berarti yang diadakan dan yang terbatas menjadi Yang Tak Terbatas. Tidak berarti alam semesta dan manusia menjelma menjadi Tuhan dan Tuhan menjadi manusia. Antara Tuhan, alam semesta dan manusia sekalipun dikatakan berbeda dalam satu keberadaan atau wahdatu al wujud namun alam semesta dan manusia nisbi dan terbatas. Keberadaannya bergantung pada Yang Tak Terbatas. Sedang Tuhan yang tidak terbatas ada di luar relasi, bukan yang ada dalam pengertian dan perasaan. Tuhan adalah independen atau mandiri dari semua makhluk-Nya. Ada-Nya bukan dari luar diri-Nya dan bukan pula karena selain diri-Nya. Akan tetapi ada karena diri-Nya dan oleh diri-Nya sendiri. Ia meliputi semua yang diciptakanNya. Hubungan dengan segala yang dicipytakanNya. Dia membutuhkan mereka dalam kaitannya dengan ketuhananNya. Sebab tanpa makhluk ciptaanNya Dia tidak dikenal sebagai Tuhan; yaitu objek pujaan (ilah) sampai maluh (komplemen logis dari ilah) diketahui. Maka Ibnu Arabi melihat realitas alam dan manusia tidak lain dari itajalli ilahi/i sekaligus sebagai icermin/i untuk melihat diriNya yang Maha Sempurna. Demikian pulas sebagai pengenalan akan keberadaanNya. Hal yang demikian ini pulalah yang menjadi tujuan dari penciptaan-Nya.

Abdul Qadir Jaelaniatau Abd al-Qadir al-Gilani

Abdul Qadir Jaelaniatau Abd al-Qadir al-Gilani adalah seorang ulama fiqih yang sangat dihormati oleh Sunni dan dianggap wali dalam dunia tarekat dan sufisme. 
Hasil gambar untuk syekh abdul qodir jaelaniLahir: Provinsi Gīlān, Iran
Meninggal: 15 Januari 1166, Bagdad, Irak
Kebangsaan: Iran
Buku: Sufficient provision for seekers of the path of truth, lainnya
Anak: Mohammed Gilani, Yahya Gilani, Ibrahim Gilani, lainnya
Orang tua: Umm Khair Fatima, Abu Salih


Zakir Abdul Karim Naik

Hasil gambar untuk dr zakir naikZakir Abdul Karim Naik (bahasa Hindiज़ाकिर अब्दुल करीम नायक; lahir 18 Oktober 1965; umur 49 tahun) adalah seorang pembicara umum Muslim India, dan penulis hal-hal tentang Islam dan perbandingan agama. Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra, tapi sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulamayang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama. Ia menyatakan bahwa tujuannya ialah membangkitkan kembali dasar-dasar penting Islam yang kebanyakan remaja Muslim tidak menyadarinya atau sedikit memahaminya dalam konteks modernitas.